badge NIAT BURUK DOA | Ukhwah Asyifusyinen
Home » » NIAT BURUK DOA

NIAT BURUK DOA

Advertisement

NIAT BURUK DOA

            Hidup ini kejam, kalau kita tidak menjajah maka kita akan di jajah, inilah untaian beberapa dari mereka yang mulai acuh dengan keharmonisan. mereka yang berlarut dalam perihnya gelap penderitaan. Hingga mereka lupa bahwa setiap perjalanan hidup telah di tentukan dalam alur cerita, maka bersyukur saja kawan, ambil hikmahnya, jangan ambil perihnya, karena setiap kegundahan akan di balas dengan kebahagiaan, sama halnya saat hujan usai, saat itulah pelangi datang, meski hujan tak pernah berpaspasan dengan pelangi, namun mereka adalah satu kesatuan yang tidak dapat di pisahkan.
            Sama dengan perjalanan kehidupan, setiap indahnya cahaya di rasa, maka perihnya kegelapan akan menjelma sebagai ujian/cobaan agar kita slalu bersyukur atas setiap nikmat yang di anugerahkan dalam keindahan, dan bersabar kala perihnya cobaan menghajar. Bukan karena kita kuat, tapi bertanda bahwa kita tidak lemah, bukan karena kita hebat, tapi melainkan kita tak pernah kalah.
            Memang benar, terkadang tulusnya pengorbanan di balas dengan sepahit-pahit balasan, meski kita telah memohon di kasihani, tapi bisa saja di balas dengan balasan yang begitu kejam, bahkan tak termakan oleh binatang, tapi inilah hidup, kita tak bisa memaksa, tak usah mencela, jangan pula memburukkan sucinya doa, jangan mendoakan agar karma membalasnya, tapi doakan agar dia bisa lebih baik lagi, hingga iya mengerti dengan arti tulusnya pengorbanan. Mengerti pahitnya penghianatan, hingga dia dapat mengerti perasaan seseorang yang telah di nodai.
            Doa adalah sesuatu hal yang membawa kebaikan, jadi jangan nodai dengan buruknya niat balas dendam, karena kebaikan tak akan bersatu dengan kejahatan, sama halnya cahaya yang tidak dapat menyatu dengan kegelapan, salah satu pasti akan sirna. Bahkan kau ingin menunggu sampai berakhirnya dunia da nisi di dalamnya.

Gelap terang pasti akan tetap ada,,,
Panorama alam kodrat penentunya,,,
Tak usah menyesal terlalu dalam,,,
Tak usah bahagia terlalu besar,,,
Semua punya qadar masanya,,,
Kala lelahnya berdiri, izinkan doa menemani,,,
Diam dan bersepi, doa senjata abadi,,,
Tapi jangan nistakan suci doa,,,
Kau akan tuai balasannya,,,
Doakan kebaikan, saat dalam kejahatan,,,
Jangan biarkan besarnya pengharapan,,,
Mengelabui tulusan nada alam suci,,,
Izinkanlah doa yang menemani,,,

0 komentar:

Post a Comment

Ikuti Kami

notifikasi
close