badge KELEMAHAN ADALAH KEKUATAN PEREMPUAN HANCURKAN KERAJAAN | Ukhwah Asyifusyinen
Home » » KELEMAHAN ADALAH KEKUATAN PEREMPUAN HANCURKAN KERAJAAN

KELEMAHAN ADALAH KEKUATAN PEREMPUAN HANCURKAN KERAJAAN

Advertisement

           

            Perempuan adalah makhluk teristimewa yang di ciptakan tuhan penuh dengan kelembutan, kasih sayang, keistimewaan yang tidak di miliki oleh makhluk lain. Namun meskipun demikian, kelembutan perempuan merupakan kekuatan besar yang dapat menghancurkan agungnya sebuah kerajaan. Tapi itu semua menurut kepribadian perempuan bagaimana cara mereka menggunakan kemurkaan kelembutan tersebut.
            Jika banyak yang tidak percaya bahwa kelembutan perempuan adalah kekuatan yang maha besar, kembalilah untuk mengobrak-abrik berbagai versi sejarah yang menceritakan tentang besarnya rayuan perempuan,,,
            Kisah ini adalah kisah di masa kekhalifahan nabiyulllah Sulaiman as. Beliau adalah khalifah yang dapat memerintah seluruh isi jagat raya, semuanya, tanpa terkecuali dan semuanya adalah mukjizat yang di karuniai oleh Allah SWT kepada beliau.
            Pada suatu ketika, Allah memerintahkan agar nabi sulaiman melamar seorang ratu dari kerajaan lain, agar ratu dan seluruh rakyatnya dapat di syiarkan agama Allah, dan di terangkan dengan cahaya keimanan, karena mereka terselubung dalam gelapnya kesesatan.
            Singkat cerita, nabi sulaiman mengirim utusan untuk melamar putri tersebut, namanya putri Balqis, putri balqis menerima pinangan nabi sulaiman, namun dengan satu syarat, yaitu agar nabi sulaiman membina satu kerajaan untuk dia (putri balqis), dimana kerajaan tersebut harus dingin ketika panasnya terik mentari, dan panas/hangat ketika dingin melanda.
            Sejak saat itu nabi sulaimanpun memikirkan bagaimana Ia dapat membangun istana yang demikian, akhirnya beliau memerintahkan semua prajuritnya untuk berkumpul dan memikirkan bagaimana cara membuat istana yang sedemikian rupa. Mulai dari prajurit manusia, hewan, sampai dengan segala jenis jin. Dalam keheningan dan tidak satupun memberikan pendapat, akhirnya jin iffrit memberikan pendapatnya, ya rasul, jika memang ingin membina kerajaan yang akan dingin ketika panas dan panas/hangat ketika dingin, maka kita harus melotengi istana tersebut dengan bulu burung. Rasul bertanya” kenapa harus dengan bulu burung ??? jin iffrit memberi penjalasan” lihatlah burung ya rasul, mereka meletakkan anak di paruhnya ketika udara panas, maka anaknya merasa dingin dalam paruhnya, begitu juga ketika udara dingin, maka burung meletakkan anak juga di paruhnya, karena di sana akan terasa hangat.
            Maka nabi sulaimanpun memerintah semua burung agar berkumpul, maka berkumpullah segala jenis burung yang ada di dunia ini, dan saat itupula di cabutlah semua bulu-bulu burung tersebut, sehingga semua burung tersebut laksana makhluk yang telanjang polos. Lalu rasulpun membina loteng/atap kerajaan yang di hadiahkan untuk ratu balqis dengan bulu burung tersebut. Namun semua bulu tersebut tidak menutupi seluruh bagian loteng kerajaan tersebut, hingga rasul memerintahkan kepada pasukan jin untuk memeriksa apakah ada burung yang tidak hadir untuk di cabut bulunya. Pasukan jin pun memeriksa dan ternyata pasukan burung pipit tidak mau jika bulunya di cabut, sehingga rasul memerintah paksa kepada pasukan jin untuk membawa pasukan burung pipit tersebut kehadapan beliau.
            Hadirlah pasukan burung pipit kehadapan nabi sulaiman, maka rasul bertanya” kenapa kau tidak mau menerima perintahku burung pipit ? ketua burung pipit menjawab” maafkan kami ya rasul, kami merasa berat untuk meninggalkannya. Tapi kenapa ? rasul bertanya lagi”  ketua burung pipitpun memberanikan diri untuk menjawab apa yang mereka rasakan” ya rasul, bukankah engkau utusan Allah untuk mensejahterkan kami, tapi kenapa engkau aniaya kami dengan cara mencabut bulu-bulu kami, bagaimana kami akan terbang, bagaimana kami mencari makan untuk anak kami, bagaimana kami melindungi anak-anak kami. Saat itu rasulpun mulai terdiam, Ia merenungi apa yang di utarakan oleh pasukan burung pipit.
            Singkat cerita, rasulpun meminta maaf kepada seluruh pasukan burung, dan rasul memohon ampunan kepada Allah SWT atas apa yang telah ia lakukan.
            Yang harus di ingat rasul tidak pernah melakukan kesalahan, karena rasul ma’sum (terpelihara dari dosa), ini semua adalah sebagai proses agar menjadi maui’zah/pelajaran untuk kita semua, dimana sebagaimanapun kita dekat dengan jin, ia pasti akan berkhianat kepada kita suatu saat.
            Ini juga sebagai pelajaran bahwa kelembutan perempuan, kelemahan akan kelembutannya mampu menghancurkan kerajaan, karena hal tersebut bermula dari syarat yang di ajukan oleh putri balqis.
            Jadi untuk semua perempuan, gunakan kelembutan kasih sayang itu kepada jalan kebaikan, jangan menghasut seseorang yang jatuh cinta padamu sehingga ia terjerumus dalam jurangnya kegelapan.
            Sejarah lain juga menceritakan tentang hancurnya kerajaan karena perempuan, yaitu kerajaan Cleopatra, juga banyak juga kisah mereka yang meninggalkan agamanya demi seorang wanita, kisah-kisah perempuan di roma.


0 komentar:

Post a Comment

Ikuti Kami

notifikasi
close