badge MAAF, AKU MENCINTAIMU | Ukhwah Asyifusyinen
Home » » MAAF, AKU MENCINTAIMU

MAAF, AKU MENCINTAIMU

Advertisement

MAAF, AKU MENCINTAIMU

            Cinta adalah fitrah manusia, setiap, semua orang memiliki cinta, hanya saja terkadang cinta yang tersalahkan, atau cinta yang mulai terlarang, namun terkadang setiap orang tidak dapat mengalihkan cintanya kepada orang lain, selain dia, cinta yang terlarang itu. Karena pada dasarnya cinta itu berasal dari bahasa arab “HUB” yang berarti buih, dimana buih selalu berada di atas, begitu pula dengan cinta, ia selalu ingin berada di atas segalanya,
            Meski terkadang cinta itu kepada orang yang salah, atau lebih tepatnya mencintai orang yang telah memiliki orang lain, tapi di sisi lain hatinya seakan berbisik ingin di sini saja, meski itu kesalahan, namun iya seakan tak butuh kebenaran, inilah cinta yang selalu ingin berada di atas. Setiap orang boleh saja mengatakan apapun, namun ketika cinta telah merasuk, maka ini tentang hati, dan membohongi hati bukanlah hal seperti membalik telapak tangan.
            Jadi untuk seseorang yang mencintai orang yang salah, katakan maaf pada cinta, karena cinta tak pernah mendusta, memang sakit saat terlanjur mencintai orang yang telah memiki, namun itulah hakikat cinta, tak bisa di paksakan, suara qalbu tak bisa di dengar, namun dapat di mengerti, itulah hal yang tersulit yang pernah ada.
            Solusi yang tepat saat di hadapkan dalam kondisi ini adalah bergantung dalam bait-bait doa, agar kelak kamu di jodohkan dengan permata hatimu yang dulunya adalah cinta yang terlarang, karena tiada sesuatupun yang akan menghalangi kuasa Tuhan, jodoh adalah hal yang misterius dan telah di tentukan, namun kita juga harus berusaha, setidaknya berusaha menjadi pribadi yang baik dan lebih baik lagi, karena jodohmu adalah sebagaimana dirimu, jodohmu adalah cerminmu, pantaskan dirimu jika engkau ingin mendapat jodoh yang pantas, sebaliknya jika engkau tidak memperbaiki dirimu, maka jodohmu juga semisalmu. Jangan pernah jadi pembohong jika tidak ingin di bohongi, jangan jadi pendusta jika tak ingin di dustai, karena di dunia karma selalu ada, siapa dan bagaimanapun dia.

Maaf,,, aku mencintaimu,,,
Meski ku tau kau telah punya dia,,,
Namun takdir tak ada yang menyangka,,,
Bulan dan matahari memang tiada dua,,,
Cahayanya indah menerangi jiwa-jiwa,,,
Namun keindahan bintang terlihat dalam kegelapan,,,
Saat mereka bersatu dalam satu kesatuan,,,
Bukankah kita juga bisa bersatu dalam kegelapan,,,
Meski itu hal terlarang, hati tak paham,,,
Maaf cinta, sucimu telah ku noda,,,
Maaf jiwa, setiamu telah ku dua,,,
Maaf, aku mencintaimu adinda,,,

Gubahan : AZ 

0 komentar:

Post a Comment

Ikuti Kami

notifikasi
close