badge MENCINTAI PALING SULIT; MENCINTAI DENGAN SEDERHANA | Ukhwah Asyifusyinen
Home » » MENCINTAI PALING SULIT; MENCINTAI DENGAN SEDERHANA

MENCINTAI PALING SULIT; MENCINTAI DENGAN SEDERHANA

Advertisement
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
Sesederhana rinai hujan yang mencintai gersang, yang rela terjatuh dan hilang demi sebuah kerinduan,
Meski kata orang gersanglah yang merindukan hujan, pada debu yang bertebaran,
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
Sesederhana daun kering yang mencintai angin, meski belum sempat cinta menjamahnya Ia telah berguguran, terinjak, lalu terlupakan,
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
Sesederhana pelangi yang mencintai gerimis, walau belum sempat cintanya tersampaikan, gerimis telah hilang, lalu tinggallah pelangi sendirian,
Sepi, sendiri, pelangi tetap saja menampakkan keindahan,
Sesederhana itulah hakikat cinta,
Meski,
Meski,
Yaa Meski hampir tidak ada satupun yang bisa, mencintai seamsalnya.
Cinta yang paling sulit yang pernah ada di peradaban manusia, mencintai dengan sederhana,
Tidak,
Tidak,
Bagaimana bisa aku mencintai, lalu membuatnya hilang,
Bagaimana bisa mencintai dalam kesendirian, dalam sejatinya sebuah kehidupan,
Bagaimana bisa aku bahagia seperti rumput ilalang yang menari di terpa angin malam,
Bagaimana bisa aku mencintaimu lalu kulupakan,
Aku tidak bisa mencintaimu sesederhana itu Sayang, tidak akan pernah bisa.
Aku Mencintaimu dengan Sempurna, Sempurna Sayang.

“AzharNasri”

0 komentar:

Post a Comment

Ikuti Kami

notifikasi
close