badge MANUSIA TERBERANI DI DUNIA (VERSI ISLAM) | Ukhwah Asyifusyinen
Home » » MANUSIA TERBERANI DI DUNIA (VERSI ISLAM)

MANUSIA TERBERANI DI DUNIA (VERSI ISLAM)

Advertisement

          PEMBERANI
  Manusia terberani di dunia, tidak lain hanya dua orang saja, yang pertama adalah putra nabi Ibrahim as, yaitu Nabi Ismail as dan yang ke dua adalah sahabat Nabi kita, yaitu Saidina Ali Bin Abi Thalib.

            Kenapa ke dua orang ini di katagorikan sebagai orang terberani di dunia, yang pertama nabi Ismail as, ia adalah orang pertama yang rela di penggal (sembelih) di jalan Allah, tidak ada orang lain yang berani di seperti apa yang di lakukan oleh beliau. Kisah ini berawal di masa kekhalifahan nabi Ibrahim yang pada masa itu tidak di karuniai anak, lama masa nabi Ibrahim tidak di karuniai anak dari istri beliau yaitu siti Hajar, bahkan nabi Ibrahim selalu menyisihkan doa dalam sujutnya agar di karuniai seorang anak yang shaleh, namun tak pula kesampaian, kemudian dengan kerelaan hati siti hajar mengizinkan bahkan menyarankan agar nabi Ibrahim menikah lagi, singkat cerita nabi Ibrahim pun menikah dengan siti Sarah. Waktu terus berlanjut, doa nabi Ibrahim pun terkabulkan, akhirnya dari wanita yang mulia Allah memberikan seorang anak yang shaleh yaitu nabi Ismail as, dan kemudia Allah juga menyenangkan hati siti Hajar dengan menganugrahi seorang anak di rahimnya yaitu nabi Ishak as.
note: doa nabi Ibrahim agar di kariniai anak yang shaleh.
  رَبِّ هَبْ لِيْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ
Ya tuhanku,. Anugrahkanlah kepadaku ( seorang anak ) yang termasuk orang-orang yang saleh 
(QS.Ash Shaaffaat : 100 )

            Nabi Ismai tumbuh sebagai seorang anak yang shaleh, hingga suatu ketika ayahnya Nabi Ibrahim bermimpi menyembeli anaknya, mimpinyya itu sampai kali yang ke tiga, inilah wahyu yang turunkan oleh Allah dalam mimpi beliau, kemudia beliau menceritakan tentang wahyu itu kepada anaknya nabi Ismail, apa tanggapan nabi Ismai, nabi Ismail berkata kepada ayah, wahai ayah jika memang itu perintah dari tuhanmu, aku rela harus di sembeli di jalan Allah, agar aku termasuk kedalam golongan orang-orang yang bertaqwa. Dengan kesedihan nabi ismail pun ingin menunaikan perintah Rabbi nya, nabi Ismail hanya mengajukan satu syarat, Ia berkata kepada ayahnya, wahai ayah, saat aku di sembelih nanti ikatlah tanganku, agar jika aku siapa tau memberontak tidak menyakitimu, kemudian tutuplah matakau, agar engkau tidak merasa saying dan kasihan melihatku, karena dari matalah tumbuh cinta, kemudia pertajamkan pisau agar aku tidak begitu tersiksa, itulah syarat yang di ajukan oleh nabi Ismail saat itu.
            Singkat cerita di ikatlah nabi Ismail dan di tutup matanya, namun pada saat nabi Ibrahim menyembeli anaknya, pisau yang begitu tajam tidak bisa melukai nabi Ismail, sehingga pada saat itu nabi Ismailpun berkata Ayah, mungkin karena ikatan ini dan tertutup mata ini terlihat tidak ikhlas, maka lepaskanlah ikatan ini wahai ayah, kemudian nabi Ibrahim pun melepas ikatan tersebut, lalu nabi Ibrahim kembali menyembeli Nabi Ismail, namun pisau tersebut tidak pula melukai nabi Ismail.
            Pada saat itu Allah berseru kepada para malaikat, hai malaikat lihatlah hambaku, ia rela mati untuk menunaikan ibadahnya kepada KU, lalu Allah memerintah Malaikat agar menurunkan binatang dari surga yaitu Kibas (semacam domba), untuk di sembalih oleh nabi Ibrahim as dan nabi Ismail as. Inilah asal usul kurban dan ini juga kenapa nabi Ismail di katagorikan sebagai manusia pemberani di seluruh belahan dunia, ia relah mati tanpa menolak untuk memenuhi perintah Allah swt.

            Adapun manusia pemberani yang ke dua adalah saidina Ali bin abi thalib, ia juga rela jika harus mati demi menyelamatkan kekasihnya yaitu Nabi Besar Muhammad saw. Kisah ini bermula pada saat kediaman rasul di kepung oleh kafir qurasy yang berkehendak ingin membunuh nabi Muhammad saw, pada saat itu saidina ali menawarkan dirinya untuk berbaring di tempat tidur rasul, agar kafir quraisy beranggapan bahwa yang tidur itu adalah rasul, sehingga rasul bisa pergi. Lalu saidina ali pun tidur dan menutup dirinya dengan selimut, di kala kafir quraisy masuk dan melihat ada yang berbaring di ranjang rasul merekapun ingin menebasnya dengan pedang tanpa membuka selimut, namun kuasa Allah membisik hati salah satu mereka agar membuka selimutnya, tatkala di buka selimut, di dapatilah saidina ali yang berbaring di tempat tidur rasul, namun sejahat-jahatnya kafir quraisy dulu, mereka tidak membunuh orang lain (bukan target), beda dengan kafir sekarang yang membunuh keluarga, istri, anak, jika mereka tidak menemukan targetnya.
            Inilah manusia yang di katagorikan sebagai manusia terberani di seluruh dunia, ia rela mati demi kekasih yang ia sayangi yaitu rasulullah saw.

            Inilah dua manusia terberani di dunia, yaitu Nabi Ismail Bin Ibrahim as dan Saidina Ali bin abi thalib ra.

Wallahua a’lam bis sawab, semoga dapat menjadi pelajaran untuk kita semua dengan tulisan sederhana ini. Amien,,,!!!!

0 komentar:

Post a Comment

Ikuti Kami

notifikasi
close