badge COWOK MEMANG BRENGSEK | Ukhwah Asyifusyinen
Home » » COWOK MEMANG BRENGSEK

COWOK MEMANG BRENGSEK

Advertisement


            Gelap itu tak pernah ada, yang ada hanyalah kekurangan cahaya, saat kita berada di kamar tanpa cahaya itu karena mungkin kita lupa membuka pintu atau jendela agar cahaya dari luar masuk melalui rongga yang terbuka, inilah hidup. Sama halnya juga dengan cinta, waktu dan masa menentukan segalanya, mungkin yang membuat semua terasa kian beda itulah jarak, jarak, dan jarak. Aku terus mengulang kata-kata itu hingga kata itu tiada bermakna lagi, semua akan berubah, tak ada yang akan bertahan abadi tanpa ada kata bosan, tanpa ada perubahan, yang ada hanya sekumpulan orang yang mencoba berbohong, memaksa bahwa mereka masih sama, sesimpel mereka masih melihat satu benda yang sama “Bulan” di malam hari, dan “Matahari” di siang.

            Ini tentang hari gue, Nama gue Azhar, dan ini tentang kisah gue, seorang pemuda yang hidup di keluarga yang sederhana namun mempunyai cita yang begitu tinggi. Mungkin ini sama halnya dengan kisah si bungkuk yang meridukan bulan. Namun inilah hidupku, berusaha dan berdoa hingga Tuhan bosan dan mengabulkan doa-doa ku yang ku kirimkan setiap waktu. Terjatuh itu hal yang biasa, karena ini tentang bangkit, bukan tentang terjatuh berapa kali, tapi tentang kita memilih untuk bangkit atau terpuruk dalam kegelapan, ooppss maksudnya kekurangan cahaya.

            “Seperti biasa, hari ini gue memakai kemeja sedikit kusut karena tidak di setrikan dan memakai jacket untuk menutupi kekusutan itu, dengan motor butut biasa gue pergi ke kampus yang tidak begitu jauh dari rumah. Di kampus gue punya teman akrab, namanya jamaluddin, tapi dia punya nick name “Jems” , tampangnya sih biasa aja, tak sekeren namanya, orangnya sedikit gelap, maaf maksudnya kekurangan cahaya “sorry broe, ini nyata” tapi punya nama panggilan yang begitu keren, iya ngakkk. Tapi gue iri sama jems, soalnya dia punya cinta sejati yang sudah bertahan 8 tahun, loe bayangin, selama ini pacaran, kalau gue mah udah nyerah,,, kalau bikin kue uda sekabupaten 8 tahun yaaa, tapi ini benar-benar cinta dinosaurus, kuat lebih kuat dari gajah. Inilah yang membuat gue iri sama dia, meski ketampanan gue di atas ‘jems’ tapi gue tetap aja masih jomblo, ooopps namun gue jomblo terhormat, kerena memang belum ada aja cewek yang beruntung mendapatkan cinta gue. :D

            “Azhaaar” terdengar suara seseorang memanggil, gue berusaha mencari asal suara itu, dan ternyata jems,,,

‘ahh kampret loe, gue piker cewek mana tadi manggil gue, celetus gue.

‘Memang ada cewek yang mau sama loe” si jems balik ngatain gue sambil nyengir.

‘Kan brengsek ne orang uda hitam blagu lagi, tapi dia beruntung mendapat seorang gadis yang mau sama dia dan menerima segala keadaannya yang memang di bawah rata-rata.

‘mau kemana loe ? Tanya jems,

‘gue mau ke kelas, ada makul hari ini,

‘loe ngapai di kampus jems ?  Tanya gue

‘belajar lah, kan gak mungin maen bola di kampus, jawab jems 
“tapi kan bisa aja maen bola di halaman kampus, pake kertas yang di kumpul lalu di bulatin seperti bola, troes di karetin, itu pengalaman gue pas SD. piker gue dalam hati.” 

‘Yaudah gue ke kelas dulu ya,

‘oke, gue tunggu loe di tempat biasa ya, balas si jems”.

‘Siiippppsss, gue langsung melaju ke kelas, dua jam gue belajar di kelas dan suntuknya bukan maen, benar kata orang-orang, ternyata kuliah itu gak seperti di FTV, yang punya banyak warna warni cinta, dosen cantik, nongkrong di kantin, preeeettttt, semua berbalik 85 derjat celcius saat Negara api menyerang, maksud gue saat gue ngampus, di kampus gue, loe mau nyari dosen cantik,,, dosen killer banyak, kebayang kan seperti sosok sumanto yang lagi nerangin pelajaran, lalu ada tokek jatuh di meja, di tangkap dan di makan kepalanya duluan, oehhh seakan gue mau teriak,,, pergiiiiee pergiiieee. Beginlah kampus gue.

            Selesai dari kelas gue langsung beranjak ke tempat nongkrong biasa sama kawan-kawan, si jems pun lagi nunggu gue di sana. Pas nyampek di sana, gue duduk sebelah jems, karena asik sama laptop dia sampek gak tau kalau gue uda di sana, gue tepuk pundaknya,

“woi lagi apa loe, srius amat ? sapa gue

“biasalah, lagi ngoprek scrip, jawab jems

Inilah jems, kalau lagi ngoprek scrip, mau pacarnya jalan sama selingkuhan di depannya, dia gak akan ngerasa, ngak akan tau, padahal hacker klas teri, tapi sok-sok an focus kek klas nasional, tapi gue akui, dia di atas gue tentang teknologi, gue mah paham aja enggak apa itu hecker,,,

“udahlah, jangan asik gangguin orang! Gue nasehatin, karena pada dasarnya inilah sejatinya persahabatan,,, asik kan sahabatan sama gue,,,,

“iya iya, jawab jems sambil menutup laptopnya. oe ya Har” panggilan simple gue” tadi gue ketemu cewek baru, cantik, bohai, juga asik di ajak bicara “cerita jems,

“loe kan uda punya pacar, kenalin sama gue aja “ucap gue sambil ketawa

“serius e, kata jems yakinin gue, gue punya rasa yang beda sama dia har, gimana menurut loe???

“selaku sahabat yang baik, gue gak mungkin ngelarang keinginan sahabat gue” udah, tombak aja broe, jangan tembak lagi “cetus gue sambil nyengir” tapi ingat loe uda punya pacar,,, sambung gue

Saat itu hati gue seakan berbicara “COWOK memang BRENGSEK ya, untuk aja gue gak pacaran sama cowok,??? di situ hati gue bengong/terperangai, seperti jomblo yang melihat orang pacaran pengangan tangan, seakan dia ngomong, cewek loe buta, di gandeng terus, padahal dalam hati jomblo juga ingin gandengan sama pacar orang,,,

“troes gimana kalau ketauan pacar gue haarr ? Tanya jems

“kalau gak mau ribet, loe harus milih satu jems, tapi hidup tak lengkap tanpa masalah, jadi pacarin aja dua-duanya, biar masalah jadi hidup loe, ucap gue sambil tertawa

“benar juga ya, gue gandeng aja, kata jems yakin. Ternyata dia menganggap serius kata gue tadi, mampus gue,,, masalahnya si jems hanya punya penampilan pas-pasan tapi bisa gandeng dua cewek, nah gue ? jangankan dua, satu aaja gak punya, ini akan membuat gue terlihat lemah di hadapan si jems, gue di pecundangin, seperti jerman pecundangin brazil di piala dunia 2014  7-0, loe bisa bayangin saat loe jadi brazil,,, brengsek banget kan,,,

“jadi gimana keputusan loe, Tanya gue sambil berharap dia gak jadi menggaet kenalan barunya,,, karena itu akan memperburuk posisi gue,,,

“gue akan PDKT sama dia har, gue mau cari sensasi baru, jawabnya dengan tampang sok imut” bisa loe bayangin kan jadi gue, cowok hitam duduk di sebelah loe, manja-manja sama loe dengan tampang manyun-manyun sok imut, sumpah gue jijik, mau muntah,,,, buuaaaaakkkkkk

”terserah loe deh jems, gue mah support aja, tapi kalau loe di gampar, gue angkat tangan,,, hahahaha ! yookkk pulang ? ajak gue

“yookkk tek, jawab jems,,,,

Kamipun bergegas untuk pulang, inilah kisah kami hari ini di bangku perkuliahan, bisa loe bayangin kan, cowok memang brengsek, hanya modal tanpang pas-pasan aja mau selingkuh, beda sama gue, gue mah cowok baik, jomblo terhormat, meski kenyataannya kata ini Cuma ngeles aja sih,,, sebenarnya gue juga punya pacar dulu,namun seiring berjalan waktu dia mulai berubah, saat negara api kembali menyerang,,, lalu yaaa gue putusin aja,,, hebat kan gue, mutusin cewek,,, yaaa walaupun sebenarnya mutusin nerima kalau gue di putusin,,, gue mau nangis ne,,, loe tau rasanya di putusin,,, dada loe sesak minta ampun man,,,, loe rasa aja sendiri yaaaa….

Ini cerita kisah gue dan sahabat gue,,,,, :D

0 komentar:

Post a Comment

Ikuti Kami

notifikasi
close